Kawan Anda = Lawan Anda???, tentu tidak

SEBUAH pepatah mengatakan bahwa tak ada kawan dan lawan yang abadi, yang ada hanya kepentingan yang abadi. Bagimana jika hal ini terjadi di lingkungan kerja Anda?
 

Hati-hati berteman dengan lawan jenis. Bila pertemanan itu terlalu dekat bisa menimbulkan affair. (Foto: Google) 

Tentu menyenangkan jika kawan Anda menjadi rekan kerja Anda di kantor. Selain komunikasi bisa terjalin lebih erat, suasana kerja pun akan menjadi lebih akrab.
 
Bagi sebagian orang, pertemanan dan profesionalitas memang bisa berjalan beriringan. Tapi ada juga yang tidak berpendapat seperti itu. Bahkan bagi beberapa orang, pertemanan yang awalnya baik, bisa hancur berantakan karena masalah pekerjaan. “Semuanya bisa berjalan baik atau buruk, tergantung banyak faktor, salah satunya ialah kepribadian mereka masing-masing dan bagaimana hubungan profesional mereka di kantor,” ujar Irene S Levine, penulis “Best Friends Forever: Surviving a Breakup with a Best Friend”, seperti dikutip dari careerbuilder.com.

Contohnya saja, jika salah satu dari mereka agresif dan mudah cemburu, salah satu menjadi supervisor bagi yang lainnya, atau mereka berada dalam lingkungan yang kompetitif, atau terdapat perbedaan gaji atau jabatan yang jauh diantara mereka, maka hal tersebut bisa memicu timbulnya keretakan dalam pertemanan.

“Karena dalam situasi seperti ini hubungan pertemanan bisa mencapai titik terendah, maka sebuah pertemanan harusnya dibangun secara perlahan dan hati-hati agar tidak terjadi kekecewaan. Anda harus membiarkannya berjalan perlahan agar Anda memiliki kepekaan untuk menilai apakah orang tersebut bisa dipercaya dan memiliki penilaian yang bijaksana terhadap suatu hal,” jelas Levine.
 
Banyak hal yang bisa memicu putusnya hubungan pertemanan di tempat kerja. Beberapa kasus menceritakan adanya perbedaan sikap dari salah satu pihak karena yang lainnya diberhentikan atau tidak lagi bekerja di perusahaan yang sama. Kejadian ini bisa jadi disebabkan karena salah satu pihak merasa temannya tak lagi menguntungkan posisinya di tempat kerja tersebut. Inilah mengapa Levine menyarankan agar setiap pertemanan harus dibangun secara perlahan-lahan untuk menguji seberapa kuat komitmen seseorang terhadap sebuah pertemanan.

Kasus yang lainnya terjadi karena adanya affair atau hubungan terlarang antara teman dengan kekasihnya. Jelas, hal ini akan membuat hubungan pertemanan yang erat sekalipun akan hancur berantakan. Sedangkan kasus yang lain terkadang sulit diartikan karena ada saja orang-orang yang tiba-tiba menjaga jarak atau memutuskan pertemanan tanpa ada alasan yang jelas.

Solusi

Bagaimana jika pertemanan Anda dengan rekan kerja terancam berakhir? Apakah mungkin perpecahan tersebut bisa diperbaiki? Levine mencoba memberikan beberapa saran.

Buat batasan

Cobalah untuk melakukan komunikasi, tanpa menyalahkan salah satu pihak. Siapa tahu, masalah tersebut hanyalah kesalahpahaman kecil yang bisa segera diatasi.

“Bisa saja Anda berdua membicarakan soal batasan-batasan yang harus segera dibuat agar hubungan pertemanan dan hubungan kerja menjadi lebih nyaman. Misalnya dengan membuat perjanjian bahwa pertemanan hanya berlaku di tempat kerja atau justru hanya di luar tempat kerja, dengan meminimalisir membicarakan masalah pekerjaan,” saran Levine.

Hentikan dengan cara yang elegan Jika hubungan pertemanan sudah tak bisa diselamatkan, lebih baik Anda memutuskannya dengan perlahan dan dengan cara yang sopan. Tentu Anda tak ingin mencari musuh baru bukan?

Pahami jenis pertemanan Anda

Setiap orang harus ingat bahwa pertemanan tak selamanya berusia panjang. Sebagian pertemanan hanya berlangsung singkat dan tidak bertahan lama.

“Jika pertemanan tak bisa dipertahankan, jangan memaksakan diri untuk tetap berteman. Bisa jadi hal ini malah akan membahayakan karier Anda,” saran Levine.

Meski begitu, pertemanan yang kandas bukan berarti membuat Anda harus terus menjaga jarak dengan rekan kerja. Bertemanlah yang sewajarnya, karena teman di tempat kerja bisa menjadi teman kolaborasi yang baik, penyemangat kerja, tempat Anda berkeluh kesah sekaligus tempat Anda mengisi semangat untuk kembali siap bekerja.
(Koran SI/Koran SI/tty)

//

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s