Menyiasati Rasa Malas dalam Bekerja

//

Foto: Corbis
SETIAP orang pasti pernah mengalami rasa malas untuk bekerja. Tentunya banyak alasan yang melatar belakanginya. Mari, cari penyebab dan bagaimana cara mengatasinya.

Suatu waktu, pasti Anda pernah merasa malas untuk bangkit dari tempat tidur dan bekerja. Bayangan akan pekerjaan yang menumpuk atau atasan yang senang memarah-marahi, membuat Anda tak sanggup menghadapi kenyataan bahwa Anda harus bekerja pagi itu. Jika mudah begini, bisa dipastikan sampai di kantor, Anda hanya akan bermalas-malasan atau sulit untuk berkonsentrasi.

Konsultan karier Carrie Silver Stock mengatakan bahwa jika Anda merasa malas setiap kali akan bekerja, berarti ada yang salah dalam kehidupan kerja atau karier Anda. Tentu saja, ini bukan berarti riwayat kerja Anda akan kiamat. Yang harus Anda lakukan, menganalisis dan mencari solusi dari penyebab rasa malas Anda.

Lakukan me-time

Memang, saat kerjaan menumpuk, sulit rasanya untuk memberikan waktu bagi diri sendiri. Namun, Carrie justru menyarankan agar Anda sebisa mungkin mencari waktu untuk melakukan me-time atau waktu untuk diri sendiri.

“Sebelum mencari penyebab rasa malas, Anda harus bisa meluangkan waktu untuk diri sendiri dulu. Intinya, hilangkan dulu rasa stres tersebut baru Anda bisa mencari tahu akar masalahnya,” tegas Carrie.

Setelah meluangkan waktu, Carrie menyarankan untuk menulis sepuluh hal yang membuat Anda bahagia. Setiap minggunya, daftar tersebut harus bertambah, minimal tiga poin. Nah, dari jadwal tersebut, Anda bisa melakukan tiga hal yang membuat Anda bahagia, misalnya menonton film baru di bioskop, jalan-jalan, atau melakukan perawatan tubuh.

Jika melakukannya, Anda akan merasakan betapa nikmatnya hidup Anda. Lakukan hal tersebut meski waktu Anda hanya sebentar. Bahkan jika Anda hanya punya waktu itu untuk sekadar bersantai di bangku sambil menarik napas dalam-dalam.

Ciptakan energi

Jika pekerjaan Anda membuat Anda merasa sangat lelah, ciptakan energi yang bisa membuat Anda bersemangat. Sulit? Tenang saja. Anda bisa melakukannya lewat hal-hal yang sederhana, seperti Sarapan pagi.

Sarapan pagi tidak hanya membuat tubuh Anda lebih berenergi, tetapi juga membuat kondisi fisik Anda tak mudah lelah. Lakukan olahraga kecil. Jika Anda tak sempat ke gym, cukup lakukan gerakan ringan seperti stretching sambil menarik napas dalam-dalam, atau jalan selama 10-15 menit.

Minum air putih yang banyak. Banyak penelitian membuktikan bahwa dengan meminum banyak air putih akan menghindari Anda dari dehidrasi dan kelelahan. Cari tahu, kapankah waktu yang terbaik untuk Anda untuk bekerja? Apakah pagi atau malam hari? Nah, kerjakan pekerjaan tersebut di waktu terbaik Anda.

Analisis penyebab

Sekarang saatnya Anda menganalisa mengapa energi dan otak Anda tak mau bekerja saat berada di kantor. Apakah karena sebelumnya Anda sudah bekerja terlalu banyak? Apakah lingkungan kerjanya yang membuat stres, atau karena Anda yang emosional? Jika sulit menganalisis penyebab kemalasan Anda saat bekerja, Carrie memberi tip unik untuk mengenali penyebabnya.

Caranya, dengan menilai seberapa besar nilai pada beberapa kategori. Dari skala 1 sampai 10, dengan angka 10 sebagai nilai paling sempurna, beri nilai pada tingkat lingkungan kerja Anda (apakah menyenangkan atau tidak), coworkers (apakah bisa diajak kerja sama), beban kerja (banyak, tepat, kurang), perilaku (apakah perilaku Anda harus dibatasi atau ada perilaku rekan kerja yang mengganggu), organisasi (apakah ada sistem yang baik, apakah sistemnya berjalan baik), manajemen waktu (apakah Anda kesulitan melakukan manajemen waktu), dan partisipasi tim (apakah kerja sama tim kurang memuaskan).

Dengan membuat skala atau nilai dari masing-masing kategori ini, Anda bisa melihat kategori mana yang nilainya paling kecil, dan mungkin itulah masalah yang membuat Anda malas untuk bekerja.

Cari yang positif

Setelah membuat penilaian pada hal-hal yang mungkin menjadi sumber masalah Anda, kini saatnya membuat daftar hal-hal yang menyenangkan dari pekerjaan atau lingkungan kerja Anda. Tulis juga hal-hal yang bisa membuat anda semangat dalam melakukan suatu pekerjaan.

Nah, sekarang lihat lagi, seberapa seringkah Anda menggunakan kebaikan atau kesenangan tersebut untuk memotivasi diri Anda untuk semangat bekerja? Sekarang, gunakan hal-hal positif tersebut untuk membantu Anda dalam menyelesaikan setiap pekerjaan.

Buat prioritas

Setiap malam, buatlah tiga prioritas yang harus Anda kerjakan atau selesaikan esok harinya. Pastikan Anda mengerjakan tiga hal ini walau ada tugas tambahan atau tugas baru dari atasan. Dengan membuat daftar pekerjaan yang singkat dan sederhana, kondisi yang bisa memicu stres bisa Anda hindari.

Utamakan diri sendiri

Apakah teman, keluarga, atau rekan kerja Anda sering meminta pertolongan pada Anda? Apakah anda termasuk orang yang sering diandalkan? Menjadi orang yang selalu dibutuhkan memang menyenangkan.

Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa Anda harus mengorbankan diri sendiri demi membantu mereka. Karena itulah, pikirkan terlebih dahulu baik dan buruknya bagi Anda, jika ada orang lain yang meminta bantuan.

Siapkan rencana aksi

Jika Anda sudah bisa menganalisa segala masalah dan bertekad untuk mengatasinya, segera buat rencana aksi Anda. Rencana tersebut harus berisikan hal-hal yang bisa memberi keseimbangan antara waktu kerja dan waktu pribadi Anda, meberikan Anda waktu me-time yang cukup, dan memberikan apresiasi dan penghargaan pada diri Anda sendiri.

Memang, tak mudah untuk menghilangkan rasa stres di tempat kerja. Namun jika mencoba langkah-langkah di atas, setidaknya Anda bisa menumbuhkan semangat dan energi positif saat bekerja. (Koran SI/Koran SI/nsa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s