Memilih Supplier

Proses pemilihan Supplier dapat dilakukan dengan metode AHP (Analitycal Hyrarchy Process) dengan tahapan sebagai berikut :

1. Tentukan kriteria-kriteria pemilihan

2. Tentukan bobot masing-masing kriteria

3. Identifikasi Alternatif (supplier) yang akan dievaluasi

4. Evaluasi masing2 alternatif dengan kriteria diatas

5. Hitung nilai bobot masing2 supplier

6. Urutkan supplier berdasarkan nilai bobot tersebut.

– memilih supplier dilakukan untuk menilai prospek / potensi kriteria yang dilihat seperti kesehatan keuangan perusahaan, kemampuan teknologi dan reputasi perusahaan (>>> dianggap dapat mendukung mereka menjadi supplier handal)

– menilai kriteria supplier dilakukan untuk menilai kerja yang telah ditunjukkan selama periode tertentu. Penilaian kinerja yang dilihat adalah kualitas, ketepatan waktu, flexibilitas dan harga yang ditawarkan.

Keterlibatan supplier dalam pengembangan produk baru dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Ide Awal <_> Pengembangan Konsep <_> Perancangan Awal< _> Prototipe

Lebih Awal

  • Supplier untuk item2 yang kompleks
  • Supplier untuk sistem / subsistem
  • Supplier untuk item2 teknologi yg kritis
  • Supplier yang merupakan aliansi strategis

Lebih Akhir

  • Supplier untuk item2 yg simpel
  • Supplier untuk komponen tunggal
  • Supplier untuk item2 teknologi yang tidak terlalu kritis
  • Supplier yang tidak termasuk aliansi strategis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s