Perjalanan Awal Seorang Kurnia

Setelah 4tahun lebih Kuliah malam di salah satu Universitas Swasta yg cukup dikenal di Jakarta yaitu Universitas Persada Indonesia YAI, bersama seorang istri dan 2 orang anak. Saya berhasil melalui masa-masa pengorbanan menjadi seorang mahasiswa Semester akhir dalam menjalani proses terbentuknya suatu buku syarat kelulusan strata 1 yang dinamai Skripsi.

Proses yg tidak mudah tentunya bagi mahasiswa seperti saya yg tidak hanya memiliki tugas sebagai pekerja pelabuhan tapi juga dirumah mengemban tugas sebagai suami dan Ayah.

Artikel ini saya ketik untuk menyemangati teman2 yg senasib dengan saya. Diusia remaja saat ini menjadi tulang punggung bagi istri dan anak2 serta orang tua dan mertua.

Bahwa, Semangat Muda dan Dukungan dari semua pihak yg telah membantu saya terutama dalam membentuk dan mengasah mental saya menjadi mental Baja, yang tak kenal lelah dan pantang putus asa.

Bekerja disiang hari, kuliah disore hari, saat dirumah harus belajar dan bergantian mengurus anak2.
Tanggung Jawab besar menjadikan seseorang akan berjiwa besar *mario teguh.

Memang perlu disadari bahwa ideal pernikahan adalah usia 25thn bukan 22thn. Karna diusia tersebut seseorang sudah selesai kuliah. Tp itu bukan alasan bagi kita (laki-laki) untuk lari dari tanggung jawab untuk menghindar dari pernikahan karena dalam Islam bagi laki2 yg sudah mampu harus disegerakan menikah apabila sudah mendapatkan wanita impiannya dan apabila wanitanya bersedia untuk apa ditunda dan berzinah berlama-lama *kata pak ustadz.

Proses yg tidak mudah dan sangat berat. Tinggal di bekasi, bekerja di tanjung priok dan kuliah di salemba jakarta. Jarak yg ditempuh kurang lebih satu jam tiap kepergiannya.
Dengan dibekali Doa, ALLAH Swt tidak pernah membiarkan saya tewas dalam perjalanan dikarenakan mata terpejam saat mengantuk mengendarai sepeda motor. Beberapa kali terjatuh dan hampir menabrak container pun pernah saya alami. Namun itu semua tidak mematahkan semangat saya. Disaat-saat genting mengalami Ban bocor, motor mogok pun pernah saya alami. Kegerahan semacam ini selalu menjadi gairah tersendiri dalam menjalani kehidupan di Jakarta.

Allah Swt tidak pernah membiarkan saya terpuruk dalam kesulitan ekonomi, beberapa jalan menuju pintu Rizki selalu terbuka dan tertutup pada saat yg tepat. Hal ini nyata saya alami.

Teknik Industri bukan jurusan perkuliahan yg sulit namun dengan adanya perbedaan bidang kerja dan bidang kuliah yg saya ambil terkadang menjadi kendala. Namun, ALLAH Swt memberikan jalannya melalui teman saya Dedi. Dia memberikan kesempatan kepada saya untuk melaksanakan PKL ditempat kerjanya dan dia mau memberikan ilmunya kepada saya. Untuk itu saya sangat berterima kasih kepada dedi yg telah berkenan membantu skripsi dan laporan PKL saya.

Sampai pada akhirnya proses pembuatan skripsi saya memilih dosen pembimbing yg dianggap mahasiswa lain sebagai dosen killer namun bagi saya beliau adalah panutan dalam pendidikan, beliau dengan keterbatasannya sebagai manusia biasa mampu memberikan beberapa filosofi mendalam guna memahami suatu konsep ilmu teknik industri yg baik dan benar. Saya sebagai mahasiswa bolot sudah kenyang dengan cacian dan omelan beliau namun hal tersebut tidak membuat saya lembek namun saya menjadi semakin semangat dan bertekad untuk dapat segera menyelesaikannya. Kepada Bapak Insinyur, Magister Manajemen yg tdk dapat saya sebutkan namanya saya ucapkan rasa terima kasih yg mendalam atas segala dorongan dan bimbingannya, hingga akhirnya saya dapat nilai A untuk hasil sidang skripsinya. Atas gemblengannya saya sama sekali tidak panik/gugup untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan para penguji. “Mental Baja untuk menembus tembok Besi.” Kata beliau.
Seseorang yg ingin sukses harus bermental baja karena untuk bisa menolong orang lain kita harus bisa menolong diri sendiri dan keluarga.

Tulisan ini hanya sebatas permulaan saya untuk menempuh batu loncatan baru untuk hijrah ke tempat kerja yg jauh lebih Baik, karena setelah wisuda banyak teman2 saya yg menjadi jauh lebih sukses dalam karir dan kehidupan keluarganya.
Semoga tulisan ini bermanfaat.

Best Regards
Ttd
Kurnia Prasetyo Wibowo,ST
image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s